Santapan Rohani 08 October 2008

Baca: Matius 5:21-26
——————————————————————————————–
Pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu. — Matius 5:24
——————————————————————————————–

Bagi penganut Yudaisme, hari yang paling suci dalam setahun adalah Yom Kippur, hari penebusan dosa. Pada hari itu, seluruh bangsa meminta pengampunan Allah bagi dosa-dosa, baik dosa pribadi maupun dosa nasional.
Namun, apa yang menarik adalah hari sebelum perayaan Yom Kippur, hari yang dikenal sebagai Erev Yom Kippur. Hari itu merupakan kesempatan terakhir bagi seseorang untuk meminta pengampunan dari orang lain sebelum merayakan Yom Kippur. Hal ini penting karena orang Yahudi beranggapan bahwa Anda harus meminta pengampunan dari orang lain terlebih dahulu sebelum meminta pengampunan dari Allah.

Saat ini kita pun diminta melakukan hal yang sama. Yesus menekankan bahwa untuk menyembah-Nya dengan sepenuh hati, kita terlebih dahulu harus berdamai dengan orang lain. Dalam Matius 5:23-24, Dia berkata, “Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau, tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.”

Bahkan dalam hal yang sangat mendasar seperti persembahan kita, kesanggupan untuk beribadah kepada Allah dengan benar terhalang oleh kenyataan adanya hubungan yang retak karena tindakan, sikap, dan kata-kata kita yang salah.

Jadi, agar ibadah kita dapat menyenangkan dan diterima oleh Allah, marilah kita berusaha dengan sungguh-sungguh untuk berdamai satu sama lain—hari ini. —WEC

Apakah engkau telah menyakiti seorang teman atau saudara?
Temui dia segera dan bereskan masalahmu;
Katakan dari hatimu “Maafkan aku.”
Betapa kata-kata ini membuat Allah bersukacita.

Permusuhan terhadap sesama Anda adalah pagar yang memisahkan Anda dengan Allah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: